Minggu, 14 Oktober 2012

Pengantar Forensik Teknologi Informasi


Freezing The Scene (Bagian 4)



4. Persiapan

Berikut adalah persiapan untuk uji lab:

  • Lakukan unpack sesuai metodologi.
  • Lakukan uji visual dan catat setiap konfigurasi yang tidak semestinya.
  • Buat image dari hard disk. Hal yang penting untuk diingat:
o Matikan software virus scanning
o Catat waktu CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor). Hal ini perlu dilakukan khususnya saat zona waktu dibutuhkan.
o Anda bisa membuat image dengan banyak cara
o Catat bagaimana image dibuat
o Pastikan tool untuk image tidak mengakses sistem file dari media bukti.
  • Setelah membuat image simpan barang bukti di tempat aman dan catatlah.
  • Merupakan hal yang baik untuk membuat image kedua.

5. Pengujian
Ini merupakan tahapan analisis barang bukti dari berbagai media (Floppy, hard drive, tape), dan sistem operasi (Linux, Windows). Mesin yang digunakan untuk melakukan analisa seharusnya adalah stand alone dan tidak terhubung dalam jaringan, sehingga memastikan tidak ada orang lain yang mengaksesnya.

Analisis forensik dilakukan pada dua level :
1. Level fisik, di mana ingin dilihat cluster dan sektor tertentu untuk mencari informasi. Tabel master atau file allocation table biasanya disebut system area.
2. Level lojik, misalkan gambar yang nampak sebagai rangkaian heksadesimal.

Karena tidak bisa sepenuhnya mempercayai bukti apapun, maka harus diperhitungkan rangkaian kepercayaan (chain of evidence) berikut :
1. Shell (termasuk variabel environment)
2. Command
3. Dynamic libraries
4. Device driver
5. Kernel
6. Controller
7. Hardware

3. Melacak Sumber Program Perusak

Hal yang menarik bagi pelaku penyusupan kejahatan dan komputer adalah faktor anonimitas, artinya pembuat virus, trojan, atau pelaku compromisetidak merasa khawatir akan dikenali. Di sisi lain, insiden penyusupan virus,worm, trojan dan cracker kadang meninggalkan potongan program. Bisakah dengan peninggalan tersebut diidentifikasi sumbernya? Peninggalan dari serangan tersebut bisa berupa source program, kode object, shell script, perubahan pada program yang ada, atau file teks yang dibuat oleh penyusup. Hal tersebut bisa dipergunakan untuk mengidentifikasi sumber dari serangan, serupa dengan analisis tulisan tangan yang dilakukan oleh aparat hukum untuk mengenali penulis suatu dokumen. Hal ini biasa disebut forensik perangkat lunak. Forensik perangkat lunak bisa dilakukan pada :
1. Kode executable
   Biasanya dilakukan pada virus atau worm. Sayangnya banyak feature yang bisa berguna dalam analisis telah terhapus, misalkan komentar, identasi dan identifier. Optimisasi juga dilakukan sehingga program telah berbeda dengan program semula. Beberapa feature yang masih bisa dipertimbangkan di antaranya:
  • Algoritma dan struktur data: Pilihan algoritma dan struktur data bisa menunjukkan background dari pembuat
  • Kompilator: Dalam kasus virus bisa ditentukan bahasa pemrogramannya dan dari vendor mana, karena rutin-rutin dan library yang dipergunakan
  • Pengetahuan pemrograman: Bisa dilihat tingkat kemampuan pemrogram dari penggunaan fungsi dan error checking semacam exception handling
  • Pilihan system call
  • Kesalahan: Beberapa programmer membuat kesalahan serupa pada program-programnya

2. Kode Sumber
  Ini mampu memberikan informasi yang lebih banyak. Beberapa feature yang bisa dianalisis:
  • Bahasa: Menunjukkan pengetahuan dan ketersediaan pada pemrogram
  • Format: Biasanya konsisten, misal identasi dan deklarasi
  • Komentar
  • Nama variabel
  • Ejaan: Ada pemrogram yang melakukan kesalahan eja secara tetap
  • Feature bahasa: Beberapa pemrogram lebih suka menggunakan pilihan tertentu, misal antara perulangan for dengan repeat until atau while
  • Scope: pemilihan variabel lokal dan global
  • Jalur eksekusi: adanya kode yang tidak pernah dieksekusi
  • Bug: Kesalahan serupa yang dibuat dalam program-programnya

Sumber:
http://www.idsirtii.or.id/content/files/IDSIRTII-Artikel-ForensikKomputer.pdf
http://www.pmsommer.com/digifootprint07.pdf
http://budi.insan.co.id/courses/el695/projects/report-firrar.rtf
http://irmarr.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/11616/IT+Forensics.doc
http://deathwhyy.blogspot.com/2011/03/digital-forensik-investigasi.html


Berlanjut ke- :







Sabtu, 10 Maret 2012

Game Engine


Game engine adalah perangkat lunak yang dirancang untuk membuat dan mengembangkan video game. Fungsi utama yang diberikan oleh game engine meliputi rendering untuk 2D atau 3D graphic, collision detection, sound, scripting, animasi, artificial intelligence, networking, memory management, threading dan scene graph. Game engines memberikan perangkat untuk visual development dengan tambahan komponen perangkat lunak yang dapat dipakai berulang kali. Perangkat ini pada umumnya memberikan integrated development environment yang dapat mempermudah, serta mempercepat pengembangan game. Game engine juga sering disebut juga “Game Middleware”. Game Middleware adalah software yang didalamnya sudah terdapat elemen-elemen yang dibutuhkan oleh seorang game developer, kebanyakan dari game middleware memberikan fasilitas guna menunjang pengembangan game dengan mudah seperti graphics, sound dan Artificial intelligence.

Game Tools
Sebuah permainan alat pengembangan adalah aplikasi perangkat lunak khusus yang membantu atau memfasilitasi pembuatan komputer atau video game. Beberapa tugas ditangani oleh alat termasuk konversi aset (seperti model 3D, tekstur, dll) ke dalam format yang dibutuhkan oleh permainan, mengedit dan skrip tingkat kompilasi.

Tujuan penggunaan Game Angine:
a.      Mempermudah pembuatan bagian-bagian tertentu dalam game.
b.      Membagi-bagi pengembangan game menjadi modul-modul tertentu.
c.        Memudahkan kolaborasi antar pihak.

Game engine memberikan kemudahan dalam menciptakan konsep sebuah game yang akan di buat. Mulai dari sistem rendering, physics, arsitektur suara scripting, A.I, dan bahkan sistem networking. Game engine dapat dikatakan sebagai jiwa dari seluruh aspek sebuah game.
Game Engine terdiri dari 2 jenis, yaitu Game Engine Open Source atau Freeware Game Engine dan Game Engine Berbayar (komersial) atau Commercial Engines.

Beberapa Open source game engine:

1.        Delta3D
Delta3D merupakan suatu game engine yang bersifat open source, yang tidak hanya cocok untuk membuat game 3D tetapi juga cocok untuk pembuatan training 3D, simulasi, visualisasi, edukasi, entertainment dan sebagainya. Hal ini dikarenakan Delta3D memiliki fitur-fitur yang bisa digunakan untuk pemodelan dan juga simulasi, seperti After Action Review (AAR), High Level Architecture (HLA), dan SCORM Learning Management System.

2.       Cafu
Cafu merupakan software yang tidak hanya open source tetapi juga 100% free software, dengan lisensi GNU General Public License (GPLv3). Ditulis dalam bahasa C++, Cafu tidak hanya bisa digunakan untuk membuat game 3D, tetapi juga bisa digunakan untuk membuat aplikasi 3D lainnya

3.       Panda3D
Panda3D merupakan game engine yang open source, dan bebas digunakan untuk tujuan apa saja, termasuk untuk proyek komersial. Dipelopori oleh kerjasama Universitas Carnegie Mellon dan Disney, game engine ini ditulis menggunakan bahasa pemrograman Python dan C++.

4.       jMonkeyEngine
jMonkeyEngine merupakan open source game engine berlisensi BSD license, yang bisa digunakan untuk membuat game 3D. Game engine ini dibuat menggunakan bahasa pemrograman Java. Sudah mendukung OpenGL versi 2.0 ke atas, game engine ini sudah mencapai versi stabil jMonkeyEngine 3.0 saat ini.

5.       Cube 2 Sauerbraten
Sebenarnya Sauerbraten itu sendiri merupakan game First Person Shooter (FPS). Dan Cube 2 merupakan game enginenya. Game engine ini digunakan untuk membuat peta/geometri sendiri untuk digunakan dalam games. Bahkan, ada fitur untuk menambahkan bagian peta atau bentuk geometri secara dinamis saat masih di dalam games.

6.       Ogre
OGRE (Object-Oriented Graphics Rendering Engine) adalah engine yang object oriented & flexible 3D rendering pada game engine yang ditulis dalam bahasa C++ serta didesain untuk mampu men-developer dengan intuitif & mudah kepada aplikasi produksi dengan menggunakan utility hardware-accelerated 3D graphic. Gambaran abstraknya OGRE menggunakan sistem library seperti Direct3D & OpenGL, serta menyediakan sebuah dasar interface di dunia objek dan class object yang lebih tinggi.

7.       Blender
8.       Golden T Game Engine (GTGE), dll

Selain itu terdapat game engine berbayar (komersial), yaitu:
-         Alamo
-         A.L.I.V.E
-         BigWorld
-         DXStudio
-         Dunia Engine
-         Euphoria
-         GameStudio
-         Jade Engine
-         Jedi
-         Medusa
-         RPG Maker VX
-         RPG Maker XP
-         RPG Maker 2003
-         RPG Maker 95
-         Vision Engine

Sumber:

Sabtu, 03 Maret 2012

Genre dan Komponen Game

Game adalah sebuah permainan interactive yang membutuhkan komputer untuk bermain. Program komputer menerima input dari si pemain melalui pengendali dan menampilkan lingkungan buatan melalui TV atau layar monitor.
Pada game memiliki beberapa genre/aliran. Berikut beberapa genre/aliran game yang terkenal
1.    Advergames , yaitu game yang dikembangkan untuk tujuan periklanan
2.    Adventure, yaitu permainan berupa petualangan yang melibatkan eksplorasi, dan interaksi dengan lingkungan sebagai aspek utama permainan game, ditambah dengan Cerita dan memecahkan teka-teki dalam game. Contoh game nya adalah Zork and Myst
3.    Classic Arcade, yaitu  game arcade klasik yang mengacu pada permainan yang dioperasikan koin mesin. Game yang termasuk dalam kategori ini yaitu Invaders Pong dan Space.
4.    Fighting, yaitu permainan yang melibatkan lawan render pingsan atau mati dengan menggunakan sejumlah langkah berbeda. Taktik gameplay dibatasi untuk memilih langkah yang paling tepat dalam suatu situasi. Jenis game Fighting termasuk Tekken 3 dan Street Fighter. 
5.    First Person Shooters (FPS)  adalah permainan dimana pemain memiliki sudut pandang orang pertama dari karakter mereka.  Contohnya yaitu permainan Doom dan Quake 
6.    MMORPG (Massively Multiplayer Role Playing Games online) adalah permainan multi-player yang memungkinkan ribuan pemain dapat bermain dalam dunia virtual online yang berkembang pada saat yang sama. MMORPG termasuk Diablo dan Warcraft 
7.    MOO (Multi-User Domain – Object Oriented) adalah jenis MUD yang memungkinkan kebebasan pemain seperti membuat objek baru dan deskripsi karakter dan kata kerja pemrograman baru. 
8.    MUD (Multi User Dimension) atau disebut juga Multi User Dungeon atau Multi-User Domain adalah permainan berbasis teks. Permainan dunia di internet dimana pemain dapat berinteraksi menggunakan perintah teks, seperti permainan RPG. 
9.    Platform adalah permainan dimana pemain dapat melompat dan berlari  dari platform ke platform lainnya. Permainan platform yaitu Donkey King dan Super Mario Bros.
10.  Puzzle merupakan permainan grafis adiktif yang biasanya membutuhkan pemain untuk memecahkan teka-teki masalah. Permainan puzzle termasuk Tetris dan bust Bust A Move (Puzzle Bobble)
11.  Racing Games, melibatkan pemain bersaing dalam balapan. Game balap termasuk Daytona dan Mario Kart series.
12.  RPG (Role Playing Games) adalah permainan dimana karakter pemain memiliki keterampilan dan kemampuan yang diwakili oleh statistik. Gameplay melibatkan karakter mengeksplorasi dan menyelesaikan quests yang membangun statistik mereka dan harta benda. Permainan dapat tunggal atau multi-player. jenis permainan RPG termasuk Everquest dan Ultima
13.  Shooters, yaitu permainan melibatkan menembak atau menghancurkan beberapa objek dan lawan. Jenis game ini termasuk Doom dan Asteroid. 
14.  Game Strategi, yaitu jenis permainan yang membutuhkan pemain untuk mengambil peran kepemimpinan dan mengawasi setiap detail skenario yang disediakan. Gameplay berfokus pada strategi dan perencanaan yang cermat dan pengelolaan sumber daya untuk menang. game strategi termasuk Age of Mythology.
15.  RTS (Real Time Strategy) adalah permainan strategi yang dimainkan secara real time. Game RTS termasuk Command and Conquer dan Rise of Nations.
16.  Serious Games adalah permainan yang bertujuan untuk mengajar, berdiskusi atau berdebat di dunia nyata melalui konsep gameplay. Serius Games termasuk virtual U. 
17.  Simulations yaitu permainan yang berusaha untu meniru kondisi lingkungan atau kegiatan tertentu secara realistis
18.  Sports Games yaitu Permainan yang meniru olahraga fisik tradisional seperti basket dan golf
19.  TPS (Third Person Shooters) yaitu Game perspektif orang ketiga dari karakter mereka. ContohTPS yaitu Grand Theft Auto.
20.  Web based games yaitu game berbasis web yang tersedia melalui web dan biasanya dikembangkan di Flash atau Shockwave.

selain game genre, game juga memiliki beberapa komponen yaitu:
1. Grafik (Visual)
2. Suara (Audio)
3. AI (Artificial Intelligence)
4. Suatu cerita, biasanya dengan suatu tujuan tertentu (gameplay)
5. Networking (Multiplayer)

Dari kelima komponen tersebut, empat diantaranya adalah bagian yang tidak terpisahkan dan mutlak ada yaitu Grafik, Suara, AI dan Cerita. Namun tidak berarti kita harus membuat sendiri keempat komponen tersebut. Di dunia sekarang ini banyak terdapat engine (komponen jadi) untuk masing-masing komponen game, baik sendiri-sendiri maupun gabungan dari beberapa komponen. Bahkan beberapa engine memiliki kelengkapan hingga seluruh lima komponen game telah tersedia dalam satu engine. Sehingga hanya satu hal yang perlu dilakukan oleh game developer yaitu membuat suatu cerita yang menarik dan menyenangkan untuk dimainkan
.

 Apabila seorang game developer ingin membuat sendiri masing-masing komponen dari game itu, maka kemampuan (requirement) yang harus dimiliki yaitu dapat menguasai bahasa pemrograman, menguasai ilmu matematika dan dapat membuat cerita yang menarik sehingga game tersebut menyenangkan.


sumber:



Selasa, 03 Januari 2012

Nama Kelompok :
1.     Ika Anastasia
2.     Insi Nabihah
3.     Maharini Usach
4.     Naila Fitriah
5.     Yola Endara
Kelas : 3IA09


Mereka sekelompok mahasiswa yang terdiri dari 5 orang. Awalnya hanya mencoba untuk melakukan sesuatu yang dapat menambah uang jajannya sehari-hari, namun ternyata hal tersebut membuat mereka senang melakukan pekerjaan yang mereka lakukan bersama. Mereka membuat sebuah usaha kue yang sampai saat ini berjalan dengan lancar. Usaha kue yang bernama ‘Chinysia Cake’ dirintis oleh lima orang mahasiswa yang berasal dari Universitas Gunadarma yaitu Maharini Usach, Yola Endara, Insi Nabihah, Ika Anastasia dan Naila Fitriah. Dalam membuat usaha kue ini, kelima orang tersebut memiliki bagiannya masing-masing. Memang sangat jauh berbeda dengan jurusan yang mereka ambil di Universitas Gunadarma, namun mereka dapat menuangkan beberapa ilmu yang mereka dapat di usaha kue ini, salah satunya adalah pada bagian pemasaran yang mengandalkan website.

Dimulai dari Maharini Usach yang senang membuat kue, dia memiliki bagian produksi dalam pembuatan kue. Maharini Usach adalah anak sulung dari dua bersaudara, mempunyai seorang adik laki-laki yang umurnya terpaut 3 tahun lebih muda. Sedari kecil dia bertempat tinggal di kota Depok. Pertama kali dia menempuh pindidikan formal di TK Pemuda bangsa di daerah Depok, setelah lulus TK dia melanjutkannya di SD yg sama pula yaitu SD Pemuda bangsa, kedua orang tuanya memasukan dia ke sekolah tersebut dikarenakan sekolah tersebut memiliki disiplin yang tinggi dan taraf pelajaran yang bagus. Selepas SD dia diterima di SMPN 4 Depok, selama di SMP dia menemui lingkungan yang sangat berbeda dari lingkungan SD-nya. Selama di SMP dia selalu menempati rangking posisi 10 besar  dan selalu meningkat, sehingga ketika lulus dari SMP tersebut dapat diterima di SMAN 2 Depok. Pada saat di SMA Maharini Usach mulai aktif di ekstrakulikuler sekolah. Saat itu dia mengikuti ekstrakulikuler basket, di SMA ini lah dia mulai belajar untuk bersosialisasi dan belajar sebagai manusia yang aktif. Selapas SMA dia memasuki Universitas Gunadarma. Pada saat tingkat dua, yaitu semester tiga dia mengikuti organisasi HIMTI periode 2010-2011, saat itu dia menjabat sebagai anggota Humas.  Di HIMTI dia belajar bagaimana berorganisasi dan bekerja dalam tim. Dan pada tingkat 3, semester 5 hingga sekarang, dia termasuk salah satu Asisten Laboratorium Fisika Dasar.

Kemudian Insi Nabihah yang menduduki bagian administrasi dalam usaha kue ini. Pada bagian administrasi, Insi Nabihah bertugas untuk melakukan pengaturan keuangan baik dalam pemasukan dan pengeluaran. Insi Nabihah lahir di Bogor pada tanggal 4 Januari 1992. Dia adalah anak keempat dari lima bersaudara. Memiliki tiga orang kakak perempuan dan satu adik laki-laki. Menempuh sekolah formal pertamanya di TK Raudlatul Athfal. Salah satu kegiatan yang  dilakukannya adalah membawakan tari piring disaat perpisahan TK. Pada umur 6 tahun, melanjutkan ke Sekolah Dasar di SD Bojongsari 01. Dan ketika kelas 4 SD, Insi dan teman-teman membawakan salah satu tarian daerah yaitu ding ding badinding.  Setelah itu, dia melanjutkan Sekolah Menengah Pertama swasta yang berbasis Islam di SMP Islam Parung. Di kelas 1 SMP dia mengikuti salah satu bidang ekstrakurikuler PMR (Palang Merah Remaja), mengikuti salah satu lomba PMR di SMP Negeri Depok dan berhasil mendapatkan juara 1 kelompok pada Pertolongan Pertama.  Kemudian dia melanjutkan ke Sekolah Menengah Atas yang juga swasta yaitu SMA Muhammadiyah 25 Pamulang. Di sekolah ini, tidak hanya pengetahuan umum yang dipelajari semakin mendalam, namun juga dalam bidang Olahraga, Seni, bela diri Tapak Suci yang wajib diikuti setiap siswa di SMA Muhammadiyah 25 Pamulang dan khususnya Agama Islam. Kemudian setelah selesai menyelesaikan SMA, Insi melanjutkan ke Perguruan Tinggi Swasta di Depok yaitu Universitas Gunadarma. Insi mengambil jurusan Teknik Informatika. Sekarang dia sedang menjalani kegiatan perkuliahan di Universitas Gunadarma dan sudah tingkat 3, semester 5. Dia tidak hanya menjalani kegiatan perkuliahan, namun dia juga menjadi salah satu petugas Monitoring Mahasiswa (Barcode) di Kampus.

Ika Anastasia berada di bagian purchasing, yang bertugas dalam pembelian ala-alat dan bahan-bahan yang dibutuhkan dalam produksi usaha kue ini. Ika Anastasia adalah anak tunggal dari pasangan Maksum dan Enik Setyawati. Dia menempuh sekolah formal pertamanya di TK Baitul Salam, Sungai Bambu Jakarta. Pada saat itu, dia sering menjuarai berbagai macam perlombaan, seperti lomba tari, menggambar dan mewarnai. Kemudian dia melanjutkan ke SDN 03 Pagi Cakung Timur dan ke SMPN 234 Cakung Timur. Ketika itu, dia mengikuti kegiatan ekstrakurikuler PASKIBRA dan teater drama. Lulus SMP dia melanjutkan ke SMA Diponegoro 02 Cakung Timur dan sempat mengikuti OSIS menjabat sebagai bendahara dan kini dia sedang menjalani perkuliahan semester lima.

Naila fitriah lahir di Jakarta, 4 April 1991. Dia adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Naila memiliki pengalaman dibidang PASKIBRA, karena sejak SD ia sering menjadi petugas upacara, seperti pembaca  UU  dan petugas pengibar bendera. Naila juga memiliki pengalaman di dalam kepengurusan di sekolah, menjadi ketua kelas, dan bendahara. Karena orang tuanya lebih mengutamakan pendidikan agama, maka Naila disekolahkan di MTs Negeri 1 tahun 2003. Saat itu ia pernah menjadi bendahara OSIS.  Masuk ke tahun 2006 dia melanjutkan ke SMAN 55 Jakarta, pada saat itu ia mengikuti ekstrakulikuler Fotografi karena naila sangat menyukainya. Kemudian dia melanjutkan kuliah di tempat yang sama dengan yang lainnya.

Yola Endara dilahirkan di Kabupaten Tulungagung tanggal 4 September 1991. Anak dari pasangan Lie Sze Nyan dan Wahyuni. Dia anak pertama dari 3 bersaudara, mempunyai 2 adik laki-laki dan 2 kakak tiri laki-laki. Umur 5 tahun dia disekolahkan di TK Bina Mulia Tebet Barat, dia masuk ke kelas nol besar. Saat TK dia senang sekali mengikuti kegiatan menari, dan dia pun pernah menjuarai lomba mewarnai. Umur 6 tahun dia melanjutkan ke pendidikan dasar, disekolahkan di Sekolah Dasar Negeri 20 Pagi Tebet Timur. Di sekolah dasar dia pernah menjuarai lomba mengarang.  Setelah 6 tahun bersekolah di sekolah dasar dia melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi yaitu SMP. Dia diterima di SMP Negeri 73 Jakarta dengan peringkat 260. Di SMP, dia juga pernah berpartisipasi dalam lomba Majalah Dinding sekolah dan mendapat juara harapan 2. Lulus SMP dia melanjutkan pendidikan ke SMA Negeri 37 Jakarta, dan dia mengikuti ekstrakurikuler basket. Tahun 2009 lulus SMA dan melanjutkan ke Universitas Gunadarma dengan mengambil jurusan Teknik Informatika. Sekarang dia sudah semester lima dan di Gunadarma di juga ikut dalam organisasi barcode.

Naila Fitriah dan Yola Endara berada pada bagian pemasaran. Bagian pemasaran memiliki tugas dalam memasarkan kue yang telah mereka buat, baik pemasaran secara online ataupun offline. pemasaran secara online dilakukan dengan cara membuat website dan promosi melalui jejaring social dan pemasaran secara offline dilakukan dengan cara memasarkan melalui toko kue.   
                 

Animasi 2D dan 3D Visual

Animasi adalah suatu rangkaian gambar diam secara inbeethwin dengan jumlah yang banyak, bila kita proyeksikan akan terlihat seolah – olah hidup (bergerak), seperti yang pernah kita lihat film – film kartun di tevisi maupun dilayar lebar jadi Animasi kita simpulkan menghidupkan benda diam diproyeksikan menjadi bergerak.
Animasi komputer adalah seni menghasilkan gambar bergerak melalui penggunaan komputer dan merupakan sebagian bidang komputer grafik dan animasi. Animasi semakin banyak dihasilkan melalui grafik komputer 3D visual, walaupun grafik komputer 2D masih banyak ada.
Jenis animasi yang banyak dikenal adalah animasi 2D dan 3D visual. Perbedaan dari animasi 2D dan 3D visual adalah dilihat dari sudut pandangnya. Animasi 2D menggunakan koordinat x dan y, sedangkan animasi 3D visual menggunakan koordinat x, y dan z yang memungkinkan kita dapat melihat sudut pandang objek secara lebih nyata.
The 3D animasi adalah hari bermata presentasi grafis yang dicapai melalui perangkat lunak komputer dan digital generator. Ini grafis alat modern sekarang norma dalam gerakan gambar, video presentasi format, film-film animasi, iklan komersial, dan virtual berjalan melalui web presentasi dan barang. Kita sekarang menyaksikan grafis 3D animasi dalam berbagai bentuk yang meliputi presentasi 3D, audio visual ilustrasi, 3D ilmiah dan medis grafis dan banyak lainnya sehari-hari aplikasi.

a. Animasi 2D (2 Dimensi)
Animasi ini yang paling akrab dengan keseharian kita. Biasa juga disebut dengan film kartun. Kartun sendiri berasal dari kata Cartoon, yang artinya gambar yang lucu. Memang, film kartun itu kebanyakan film yang lucu. Contohnya banyak sekali, baik yang di TV maupun di Bioskop. Misalnya: Looney Tunes, Pink Panther, Tom and Jerry, Scooby Doo, Doraemon, Mulan, Lion King, Brother Bear, Spirit, dan banyak lagi. Meski yang populer kebanyakan film Disney, namun bukan Walt Disney sebagai bapak animasi kartun. Contoh lainnya adalah Felix The Cat, si kucing hitam. Umur si kucing itu sudah lumayan tua, dia diciptakan oleh Otto Messmer pada tahun 1919. Namun sayang, karena distribusi yang kurang baik, jadi kita sukar untuk menemukan film-filmnya. Bandingkan dengan Walt Disney yang sampai sekarang masih ada misalnya Snow White and The Seven Dwarfs (1937) dan Pinocchio (1940).

b. Animasi 3D (3 Dimensi)
Perkembangan teknologi dan komputer membuat teknik pembuatan animasi 3D semakin berkembang dan maju pesat. Animasi 3D visual adalah pengembangan dari animasi 2D. Dengan animasi 3D, karakter yang diperlihatkan semakin hidup dan nyata, mendekati wujud manusia aslinya. Semenjak Toy Story buatan Disney (Pixar Studio), maka berlomba-­lombalah studio film dunia memproduksi film sejenis. Bermunculanlah, Bugs Life, AntZ, Dinosaurs, Final Fantasy, Toy Story 2, Monster Inc., hingga Finding Nemo, The Incredible, Shark Tale. Cars, Valian. Kesemuanya itu biasa juga disebut dengan animasi 3D atau CGI (Computer Generated Imagery).

ginafebriani.wordpress.com